TUGAS MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI
ANALISA WEBSITE STRUKTUR ORGANISASISMA PKP JIS

Nama :Derlan Crystian
NPM :11115705
KELAS : 2KA13
UNIVERSITAS GUNADARMA
2016/2017
WEBSITE SMA PKP JIS
SEJARAH SINGKAT SMA PKP JIS
SMA PKP Jakarta Islamic School (SMA PKP DKI Jakarta) didirikan Tahun 1988 berdasarkan Piagam Pengukuhan No.Kep.424.A/101.A.I/1990. Dalam usianya yang ke 25, SMA PKP telah terakreditasi A dan memperoleh sertifikat ISO 9001 : 2008. Sampai dengan Tahun Ajaran 2013/2014 SMA PKP JIS telah meluluskan peserta didik sebanyak 3790 orang. Besarnya jumlah alumni dan beragamnya tempat pengabdian menjadi masukan tersendiri untuk SMA PKP kedepan. Penerimaan Pasar (User, PTN, PTS, TNI, POLRI, dll) menjadi masukan tersendiri dalam menyiapkan strategi untuk kemajuan SMA kedepan.
Secara kelembagaan SMA PKP Jakarta Islamic School berada dalam naungan Yayasan PKP DKI Jakarta yang telah mempertegas sebagai Lembaga Pendidikan bernafaskan Islam. Secara historis, dalam lingkungan PKP terdapat dua lembaga Pendidikan (umum dan madrasah) yang berada dalam satu atap. Karakteristik sebagai lembaga pendidikan yang bernafaskan islam secara langsung telah mengubah kultur (budaya) keluarga besar SMA PKP untuk dapat menyesuaikan dengan visi umum Yayasan PKP. Dengan visi Yayasan PKP yang dielaborasi dalam visi dan misi SMA PKP, maka arah SMA PKP kedepan harus berdimensi pada keunggulan dan prestasi dibidang akademik dan non akademik, serta membentuk peserta didik yang berakhlaq mulia.
Berpijak dari kondisi rill dan tuntutan kedepan, serta mempertimbangkan input siswa yang semakin membaik dan terseleksi, maka keunggulan SMA PKP adalah :
Terakreditasi A dan bersertifikasi ISO 9001: 2008
Memiliki fasilitas yang lengkap, asri dan seluruh ruangan ber AC
Memiliki ekstra kurikuler yang beragam di bidang seni, olah raga dan sains
Dibimbing oleh pembina mutu yang berkualitas dan berpengalaman di sekolah unggulan
Memberi bobot pendidikan agama yang lebih besar dan menerapkan perilaku ibadah
Banyak lulusan yang diterima di PTN ternama, TNI dan kepolisian
Sistem pembinaan pendidikan berbasis kepemimpinan
Menerapkan sistem pembelajaran aktif learning dan pendekatan saintific
Guru – guru yang berkualitas lulusan S1, S2 dan S3
Menjadi lokasi ujian SBMPTN dan Simak UI.
Pada tahun 2013, SMA PKP Jakarta Islamic School telah berusia 25 tahun. Perjalanan seperempat abad yang memberi energi pada kinerja SMA untuk terus bergerak dan berbuat lebih baik. Selama 25 tahun SMA PKP Jakarta Islamic School telah dipimpin oleh 7 (tujuh) kepala sekolah yaitu :
- Drs. H. Tamsis abu Mahasim (1988 - 1989)
- Drs. H. Sukiman Kemi (1989 - 1991)
- Drs. H. Achmad Radjab Harahap (1991 - 1993)
- H. Masykur Herdianto A, S.Ag (1993 - 1998)
- Hj. Siti Nurbiyatun, S.H (1998 - 2006)
- Drs. H. Tongato, M. Si (2006 - 2012)
- Drs. Yayat W Herianto, MM (2012 – Sekarang)
VISI, MISI, DAN TUJUAN
VISI
Unggul dalam prestasi, taqwa dalam perilaku
MISI
1. Menumbuh kembangkan jati diri dan minat belajar
2. Melaksanakan pendidikan sesuai kurikulum
3. Meningkatkan kualitas pendidikan dan tenaga kependidikan
4. Menyediakan sarana prasarana pendukung pembelajaran
5. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warga sekolah
6. Membudayakan perilaku akhlakul karimah
7. Meningkatkan kualitas pembelajaran
8. Meningkatkan prestasi akademik dan non akademik
TUJUAN
1. Meningkatkan pelayanan prima
2. Meningkatnya ketercapaian kompetensi prima
3. Meningkatnya rerata nilai Ujian Nasional
4. Meningkatnya kuantitas lulusan yang diterima di PTN
5. Meningkatnya kemampuan penguasaan Teknologi Informasi
6. Meningkatnya pelayanan administrasi akademik berbasis teknologi informasi
7. Meningkatnya perilaku Islam warga sekolah
SUSUNAN ORGANISASI
- Kepala Sekolah : Drs. Yayat, WH. M.M.
- Wakabid Kurikulum : Titik Retnaningsih, S.Pd
- Wakabid Kesiswaan : Suris, S. Pd. M.M.
- Wakabid Sarana-Prasarana & Humas : H. Rusnadi, S. Ag
- Pembina OSIS : Dra. Sri Setyowati
- BP/BK : Nurlaela P, S.Pd.
- Penanggungjawab Lab. IPA : Yayu Sri Rahayu, S.T.
- Koordinator Green House : Suraya Sari, S.Si.
- Laboran : Aulia Rahmawati, S. Pd.
Pembimbing Ekstrakurikuler
- ROHIS :Ragil Satria S.Pd.
- UKS/PMR : Endang Dwi Mulyani, S.Pd.
- Olahraga : Heri Predianto
- Seni : Nur Susanti Sri Mulyani, S.Ag.
- Teater : Dra. Sri Setyowati
- KIR : Suris, S.Pd., M.M.
- Majalah Grest/Mading : Dra. Diny Widiarti S.
- Pencinta Alam : Drs. Fadel Luthfi
- Radio : Anta Wijaya, S.Ag.
- IT Club : Nanang Kurniawan, S.Pd.
- English Club : Firmansyah, S.S.
ADMINISTRASI DAN KURIKULUM
Administrasi dan kurikulum SMA PKP Jakarta Islamic School menggunakan Sistem Administrasi Sekolah (SAS) Online.
KURIKULUM
Kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang diperkaya dengan kurikulum yayasan.
Tugas pokok dan fungsi struktur organisasi
1. Kepala sekolah ( Top Management ) :
Bertanggung jawab sepenuhnya terhadap seluruh kegiatan sekolah, di sini kepala sekolah juga berperan sebagai Manager, Edukator, Leader Motivator dan juga Inovator. baik dari dalam maupun di luar, yaitu :
Penyelenggaraan program kerja sekolah, meliputi :
- Menyusun program kerja sekolah.
- Mengawasi proses belajar mengajar, pelaksanaan dan penilaian terhadap proses dan hasil belajar serta bimbingan dan konseling ( BK ).
- Sebagai pembina kesiswaan.
- Pelaksanaan bimbingan dan penilaian bagi para guru serta tenaga kependidikan lainnya.
- Penyelenggaraan administrasi sekolah yaitu meliputi administrasi ketenagaan, keuangan, kesiswaan, perlengkapan dan kurikulum.
- Pelaksanaan hubungan sekolah dengan lingkungan sekitar dan atau masayarakat.
2. Komite Sekolah ( Top Management ) :
Peran komite sekolah :
- Pemberi pertimbangan (advisory agency) dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di satuan pendidikan.
- Pendukung (supporting agency), baik yang berwujud finansial, pemikiran, maupun tenaga dalam menyelenggarakan pendidikan di satuan pendidikan.
- Pengontrol (controlling agency) dalam rangka transparansi dan akuntabilitas penyelenggaran dan keluaran pendidikan di satuan pendidikan.
- Mediator antara pemerintah (eksekutif) dengan masyarakat di satuan pendidik
Untuk menjalankan perannya itu, komite sekolah memiliki fungsi sebagai berikut:
- Mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
- Melakukan kerjasama dengan masyarakat (perorangan/organisasi/dunia usaha/dunia industri) dan pemerintah berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
- Menampung dan menganalisis aspirasi, ide, tuntutan, dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan oleh masyarakat.
3. Tata Usaha ( Top Management )
Urusan tata usaha sekolah adalah bagian dari unit pelaksana teknis penyelenggara sistem administrasi dan informasi pendidikan di sekolah/madrasah
Perananya :
- Administrasi kepegawaian
- Administrasi keuangan
- Administrasi sarana dan prasarana
- Administrasi kehumasan
- Administrasi persuratan dan kearsipan
- Administrasi kesiswaan
- Administrasi layanan khusus
- Teknologi informasi dan komunikas
4. Wakasek Urusan Kurikulum ( Middle Management ) :
Guru yang bertugas dalam bidang Kurikulum bertanggung jawab atas semua kegiatan belajar mengajar. Seperti:
- Menyusun pembagian tugas para guru.
- Mengelola semua kegiatan belajar mengajar.
- Menyusun jadwal evaluasi.
- Menyusun kriteria untuk kenaikan kelas dan kurikulum.
- Menyusun pelaksanaan UAS dan UAN.
- Menyusun instrumen untuk kegiatan belajar mengajar.
- Menyusun kegiatan ekstrakulikuler.
5. Wakasek Urusan Kesiswaan ( middle Management ) :
Guru yang bertugas dalam bidang Kesiswaan membidangi semua urusan kesiswaan, bertanggung jawab atas semua kegiatan belajar mengajar, antara lain
- Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuker.
- Perngadaan pengarahan dan pembina kegiatan OSIS.
- Penginventarisasian absensi dan pelanggaran – pelanggaran.
- Pembina sekaligus pelaksana kegiatan 5-K.
- Penilaian terhadap semua siswa yang mewakili sekolah terhadap kegiatan diluar sekolah.
- Perencanaan kegiatan setelah siswa lulus
6. Wakasek Sarana / Prasarana ( Middle Management ) :
Bidang Sarana membidangi sarana dan prasarana, juga bertanggung jawab atas semua kegiatan belajar mengajar yang antara lain sebagai berikut:
Inventarisasi barang, terdiri atas :
- Mencatat semua alat / barang yang masuk.
- Mencatat alat laboratorium yang telah masuk.
- Mencatat alat peraga olahraga.
- Pengadaan sarana dan prasarana olahraga.
- Penyusunan aturan anggaran sekolah.
7. Wakasek Urusan Kemasyarakatan / Humas ( Middle Management ) :
Bagian Humas membidangi hubungan masyarakat, juga bertanggung jawab atas semua kegiatan belajar mengajar antara lain sebagai berikut :
- Membina kerjasama dengan masyarakat sekitar sekolah.
- Membantu pelaksanaan tugas BP3
8. Koordinator BK ( Low Management ) :
- Menyusun program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling
- Koordinasi dengan wali kelas dalam rangka untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh para siswa tentang kesulitan dalam belajar
- Memberikan layanan dan bimbingan kepada siswa supaya lebih berprestasi dalam Kegiatan belajar
- Memberikan saran dan pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentang lanjutan pendidikan dan lapangan pekerjaan yang sesua
9. Pengajar / Guru ( Low Management ) :
- Melaksanakan segala hal kegiatan pembelajaran
- Melaksanakan kegiatan Penilaian Proses Belajar, Ulangan (Harian, Umum, dan Akhir)
- Melaksanakan penilaian dan analisis hasil ulangan harian
- Melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
- Mengisi daftar nilai siswa
- Membuat catatan tentang kemajuan dari hasil belajar
- Mengisi daftar hadir siswa sebelum memulai pelajaran
11. Siswa ( Low Management ) :
A. Tugas dan kewajiban terhadap sekolah, yaitu:
- Menaati tata tertib sekolah.
- Membayar SPP dan segala sesuatu yang dibebankan sekolah kepadanya, sepanjang sesuai dengan peraturan yang berlaku.
- Turut membina suasana sekolah yang aman, tertib dan tenteram, di mana suasana keagamaan menjadi dominan.
- Menjaga nama baik sekolah di manapun ia berada dan menjadi “kebanggaan” baginya mendapat kesempatan belajar pada sekolah yang bersangkutan.
B. Tugas dan kewajiban terhadap kelas, yaitu:
- Senantiasa menjaga kebersihan kelas dan lingkungannya.
- Memelihara keamanan dan ketertiban kelas sehingga suasana belajar menjadi aman, tenteram dan nyaman.
- Melakukan kerja sama yang baik dengan teman sekelasnya dalam berbagai urusan dan kepentingan kelas serta segala sesuatunya dilakukan dengan cara musyawarah dan mufakat.
- Memelihara dan mengembangkan semangat dan solidaritas, kesatuan dan kebanggaan, suasana keagamaan dalam kelas, sehingga memberi peluang untuk mengaktualisasikan ajaran-ajaran Islam dan berlomba-lomba untuk kebaikan.
Komentar
Posting Komentar